Tampilkan postingan dengan label Kelistrikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kelistrikan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 Oktober 2014

Macam Warna Kabel Body Sepeda Motor Beserta Fungsinya

Dalam perawatan sepeda motor , kita tidak hanya memikirkan masalah perawatan permesinan saja pada kendaraan kita,ada juga yang tidak kalah penting yaitu perawatan Komponen Kelistrikan pada sepeda motor kita. Motor yang kita pakai sehari-hari memiliki komponen elektrikal yang memiliki banyak fungsi. Mulai membantu ketika akan menghidupkan motor, sampai untuk penerangan ketika malam hari. Setiap Kabel mempunyai warna sesuai dengan fungsinya masing-masing
Fungsi kabel sendiri adalah untuk menghubungkan listrik dari komponen satu ke komponen kelistrikan lainnya. terkadang kita harus mengerti arti/fungsi dari warna–warna kabel kelistrikan pada sepeda motor.Arti warna kabelsepeda motor pada setiap merek kadang berbeda-beda.kalau kita salah menhubungkan kabel tersebut berakibat Fatal bisa mengakibatkan konslet dan terbakar.Berikut adalah penjelasan arti warna kabel kelistrikan pada sepeda motor Yamaha dan Honda :
Berikut ini arti warna kabel kelistrikan pada sepeda motor :
1. HONDA
Hijau : (-) masa, berlaku untuk semua negatif
Merah : (+) aki
Hitam : (+) kunci kontak
Putih : (+) alternator pengisian
(+) lampu dekat
Kuning : (+) arus beban ke saklar lampu
Biru : (+) lampu jauh
Abu-abu : (+) flasher
Biru Laut : (+) sein/reting kanan
Oranye : (+) sein/reting kiri
Coklat : (+) lampu kota
Hitam-Merah : (+) spul CDI
Hitam-Putih : (+) kunci kontsk
Hitam-Kuning: (+) koil
Biru-Kuning : (+) pulser CDI
Hijau-Kuning: (+) lampu rem


2. YAMAHA
Hitam : (-) masa, berlaku untuk semua negatif
Hijau : (+) arus beban penerangan
Merah : (+) arus positif dari aki
Kuning : (+) lampu jauh
Coklat : (+) sein/reting kiri
Hijau : (+) arus beban (penerangan, dll)
Putih-Merah : (+) pulser CDI
Hijau-Hitam : (+) rem


3. SUZUKI
Hitam-Putih : (-) masa, berlaku untuk semua negatif
Putih-Merah : (+) pengisian dari magnet
Putih-Biru : (+) koil ke CDI
Putih-Hitam : (+) lampu rem
Kuning-Putih: (+) penerangan/lampu
Biru-Kuning : (+) pulser ke CDI
Merah : (+) aki
Oranye : (+) kunci kontak
Abu-abu : (+) lampu belakang
Hijau Muda : (+) Sein/reting kanan
Hitam : (+) sein/reting kiri


4. KAWASAKI
Hitam-Kuning: (-) masa, berlaku untuk semua negatif
Putih-Merah : (+) aki
Merah-Hitam : (+) lampu jauh
Merah-Kuning: (+) lampu dekat
Abu-abu : (+) Sein/reting kanan
Hijau : (+) sein/reting kiri
Biru : (+) lampu rem
Merah : (+) lampu belakang
Coklat : (+) klakson


Namun terkadang tidak jarang kita menemui kabel warna yang tidak sesuai dengan fungsi dasar yang telah distandarisasi dari pabrikan asal motor,hal ini terjadi dikarenakan penggantian kabel yang tidak sesuai warna asalnya yang dilakukan oleh mekanik perbaikan motor sebelumnya, oleh karena itu bila menemui kejadian seperti hal tersebut kita dapat menggunakan alat MultiTester untuk menentukan kabel yang terhubung ke komponen serta sekaligus dapat mengecek hubungan kebel yang telah terputus,kabel yang sebenarnya,Demikianlah info  dan penjelasan yang kami berikan tentang arti dan fungsi dari warna kabel pada kelistrikan sepeda motor kita ,semoga bisa membantu anda dalam merawat kelistrikan pada motor anda semoga bermanfaat untuk kalian semua.
Read More

Rabu, 06 November 2013

Lampu Kepala Suzuki Smash Mati

Lampu Kepala Suzuki Smash Mati
Sepeda motor bebek smash adalah salah satu produk dari pabrikan Suzuki. Sepeda motor yang terkenal dengan ciri khas suara mesinnya yang agak kasar  ini, pernah mengalami lampu kepala depannya putus. Hal ini pernah saya alami ketika sedang memperbaiki sepeda motor smash milik adik saya. Lampu kepala dari sepeda motor smash ini sudah diganti bohlamnya, tapi tak berselang beberapa minggu lampu kepalanya putus lagi. Memang umumnya kejadian seperti ini disebabkan karena kiprok yang rusak. Tapi untuk kerusakan kali ini berbeda dari biasanya. Kiprok dalam keadaan baik, sebab aki masih dalam keadaan selalu penuh. Saat distarter aki masih kuat untuk memutar dynamo starter. Kejadian kedua yang membuat ini bukan kiprok yang rusak adalah lampu belakang juga ikut putus. Kesimpulan pun mengarah pada adanya konsleting di instalasi kabelnya.

Pemeriksaan berlanjut dengan membongkar seluruh cover body motor Suzuki Smash. Cover kepala, sayap depan, hingga cover plastik belakang dibongkar seluruhnya. Instalasi kabel pun dapat terlihat jelas. Pengecekan pada kabel di depan, sekitar lampu kepala tidak menunjukkan adanya kabel yang terkupas dan sambungan yang lepas. Pemeriksaan diteruskan ke arah instalasi lampu belakang. Tepat di dekat sambungan lampu belakang yang sudah dekat dengan kedok lampu belakang, terdapat kabel yang terkupas. Kabel tersebut dialiri listrik positif, jadi ketika terjadi sentuhan dengan body sepeda motor yang bermuatan negative, maka  terjadilah konsleting. Saat konsleting inilah lampu kepala dan lampu belakang putus.

Memang putusnya lampu kepala dan lampu belakang ini terjadi saat motor sedang berguncang. Saat terguncang ini sentuhan kabel yang terkupas terkena body dari motor. Dan seperti penyampaian dari pengguna sepeda motor smash tersebut, memang kejadiannya putusnya lampu saat dia melalui jalan tidak rata, entah kenapa tiba – tiba lampu putus. Dan hal ini bukan sekali saja, karena pengguna sepeda motor smash ini sudah sampai 2 kali mengganti bohlam lampu depan, dan  kejadiannya selalu sama saat motor melalui jalan tidak rata atau terguncang lampu pasti putus.

Dari cerita pengalaman pemilik sepeda motor smash yang kebetulan adik saya sendiri, bahwa tidak selamanya putusnya lampu kepala akibat kiprok yang sudah rusak. Kiprok yang rusak tidak akan bisa mengisi aki. Dengan kosongnya aki maka klakson dan starter tidak bisa berfungsi. Tapi pada kejadian ini klakson dan motor starter masih mampu berfungsi dengan suplai listrik dari aki. Jadi bila anda mengalami hal seperti ini, maka kerusakan bukan pada kiprok, tapi rangkaian instalasi kabel ada yang konsleting. Memang untuk mengecek kabel yang konsleting butuh pengetahuan sedikit tentang instalasi listrik dan juga harus sabar dalam menelusuri kabel demi kabel yang kemungkinan mengalami konsleting.
Read More

Sabtu, 26 Oktober 2013

Fungsi Aki Sepeda Motor Atau Mobil

Banyak sekali beredar merk aki, tapi yang kita kenal ada beberapa merk diantaranya aki GS dan aki Yuasa. Kedua merk ini yang sudah lama berkecimpung dalam memproduksi aki di pasaran Indonesia. Pada sepeda motor atau mobil dulunya kita menggunakan aki basah, di mana diperlukan perawatan rutin untuk mengecek air akinya. Sedangkan pada saat ini telah muncul aki bertipe kering. Aki jenis ini memudahkan kita untuk tidak perlu melakukan perawatan. Aki memegang peranan yang sangat penting dalam kendaraan baik mobil atau pun sepeda motor. Untuk itu akan dibahas dalam artikel kali ini.

Fungsi aki yang pertama adalah untuk starter. Pada saat mesin mati dan mau dihidupkan, dibutuhkan tenaga penggerak awal untuk memutar crankshaft / poros engkol, sehingga piston dapat bergerak naik turun , dan terjadilah pembakaran di dalam ruang bakar, dan mesin pun hidup. Setelah mesin hidup, maka starter dimatikan dengan cara melepas hubungan di saklar starter. Untuk menjalankan system starter khususnya dynamo starter maka dibutuhkan suplai listrik, dan suplai listrik ini diberikan oleh aki.

Fungsi yang kedua adalah menyimpan listrik. Pada saat mesin hidup sumber listrik diambil alih oleh alternator pada mobil, sedangkan pada sepeda motor diberikan oleh sepul. Suplai listrik ini tidak semuanya diberikan ke pemakaian untuk kendaraan, tapi ada sebagian yang dikirim ke aki untuk disimpan, istilahnya aki discharge ( dicas). Aki harus mampu menyimpan listrik yang diberikan oleh alternator atau sepul, sehingga aki selalu dalam kondisi penuh ( memiliki cadangan listrik yang cukup untuk menggerakan starter saat mesin awal dihidupkan). Jika aki tidak bisa menyimpan listrik yang diberikan oleh alternator/ sepul, maka jumlah listrik yang ada di aki akan terus berkurang seiring dengan digunakannya starter pada saat mesin akan dihidupkan.

Fungsi yang ketiga adalah stabilisator. Penghasilan listrik yang dihasilkan oleh sepul / alternator jumlahnya tidak selalu konstan. Sebab putaran mesin naik turun seiring dengan pembukaan dan penutupan handle gas yang dilakukan oleh pengendara. Akibatnya putaran yang terjadi di alternator dan sepul adalah cepat atau lambat sesuai dengan putaran poros engkol. Ketika putaran mesin tinggi atau cepat, maka hasil listrik dari alternator / sepul akan tinggi. Sedang saat putaran mesin rendah atau lambat, maka hasil listrik dari alternator / sepul adalah kecil. Besar kecilnya arus listrik dapat merusak komponen kelistrikan yang ada pada sepeda motor / mobil. Untuk itu pada system pengisian dipasangkanlah unit kiprok. Unit ini akan mengatur jumlah listrik yang dikirim ke pemakaian, sedangkan kelebihan arus listrik ini akan dibuang / disimpan ke aki. Untuk ini maka aki harus dapat menyimpan arus listrik seperti pada fungsi kedua. Sebab kalau aki tidak bisa menyimpan arus listrik, maka kiprok akan binggung ( umpamanya) mau dibuang ke mana kelebihan listrik ini.

Jadi sangat jelas aki memegang peranan sangat sangat penting pada mobil dan sepeda motor. Kondisi aki yang sudah soak atau rusak, sebaiknya segera diganti, agar tidak merusak komponen kelistrikan lainnya pada sepeda motor atau pun mobil. Untuk itulah perawatan aki basah wajib dilakukan minimal sebulan sekali. Sedangkan untuk aki kering tidak perlu dilakukan perawatan secara berkala. Dan umumnya untuk aki yang biasa dijual di pasaran hanya berumur 1 ,5 tahun saja. Umumnya setelah lewat 1,5 tahun aki sudah mulai rusak. Jaga dan rawatlah aki pada sepeda motor atau mobil Anda.

Read More

Jumat, 25 Oktober 2013

Hati – hati berurusan dengan kiprok!

Kisah ini pengalaman nyata sahabat saya ketika mengendarai sepeda motor Yamaha mio nya. Ketika melaju di sebuah jalan, tiba – tiba ada pengendara lain berteriak dan memintanya berhenti. Katanya ‘ Pak motornya terbakar, ada asap” Spontan teman saya pun berhenti dan memeriksa sepeda motor yang dia kendarai tersebut. Ketika dilihat keluar asap dari bawh jok dekat tangki bensin. Untungnya kebakaran tersebut tidak sampai membakar bensin di dalam tangki tersebut. Motor pun dibawa ke bengkel dan diservis. Ketika diperiksa ternyata kabel yang masuk ke kiprok sudah meleleh, begitu pula dengan socket plastic yang masuk ke kiprok sudah tak berbentuk lagi. Kesimpulan sementara diduga system pengisian ada yang rusak, maka kiprok sampai terbakar. 

Perbaikan pun dilakukan dengan mengganti kabelnya saja dan tetap menggunakan kiprok yang lama, alasan teman saya kiproknya masih baru. setelah dipasang kembali ternyata sepeda motor tetap menyala dan aman – aman saja. Setelah 2 minggu berlalu,  kejadian yang sama terulang kembali kabel dan socket di kiprok meleleh kembali. Untung kali ini tidak sampai menimbulkan api seperti dalam kejadian sebelumnya. Saya pun menyarankan  kepadanya supaya mengganti kiproknya saja. Pendapat saya kiprok pasti sudah rusak akibat kebakaran yang disebakan konsleting pertama. Dan untuk memastikannya saya pun menyarankan padanya untuk mengecek kiprok dengan cara sebagai berikut:
  1. Hidupkan sepeda motor dan biarkan dalam kondisi langsam selama beberapa menit.
  2. Sentuh dengan tangan bodi dari kiprok. Jika kiprok panas atau hangat, berarti kiprok bekerja dengan baik. Tapi bila bodi kiprok tetap dingin, kesimpulannya kiprok sudah rusak dan harus diganti.

Kembali kepada masalah permasalah kiprok teman saya tersebut, kerusakan kiprok ini membuat arus yang dibuang ke aki menjadi berlebihan akibatnya kabel tak mampu menahan arus yang besar tersebut dan akhirnya terbakar. Jadi rusaknya  kiprok tidak bisa diabaikan begitu saja, mungkin untuk sepeda motor yang lain hanya berdampak putusnya lampu kepala. Tapi pada sepeda motor Yamaha mio kerusakan ini bisa berakibat kematian, sebab timbul kebakaran di socket kiprok. Dan bahayanya adalah kiprok ini terletak dekat sekali dengan tangki bensin.
Read More

Kamis, 17 Oktober 2013

Aki Soak - Lampu Kepala Putus

Saya memiliki sebuah sepeda motor Honda Supra PGM Fi, dengan teknologi sudah injeksi. Setelah 3 tahun pemakaian aki sepeda motor Supra saya tersebut rusak alias soak. Akibatnya setiap akan menghidupkan sepeda motor harus mengengkol kick starter, hal ini karena electric starter tidak berfungsi. Tapi sepeda motor tetap bisa hidup, walau harus tahu teknik mengengkolnya. Singkat cerita sepeda motor tetap saya gunakan walau tanpa aki (aki soak). Dan apa yang terjadi ? Lampu kepala depan sepeda motor mati, kebetulan lampu sepeda motor Supra ada 2, jadi masih ada 1 yang menyala. Tapi selang beberapa bulan lampu depan yang satunya pun ikut mati. Mau tidak mau saya servis juga lampu depan dan mengganti kedua bohlam lampu depan tersebut. Alhasil lampu pun dapat menyala kembali. Tapi sayangnya hanya bertahan beberapa bulan lampu kepala pun mati lagi satu. Dan seperti sebelumnya lampu satunya tetap hidup. Tidak mau mengulangi kesalahan yang sama, maka saya pun segera mengganti aki, saya agar lampu kepala tidak putus terus. 

Mungkin anda pernah mengetahui secara lisan dari orang bahwa jika lampu kepala putus, umumnya disebabkan karena kiprok rusak. Tapi dalam kasus kali ini, bukan kiprok yang rusak, melainkan disebakan aki yang sudah soak. Aki selain sebagai tempat menyimpan listrik, tapi juga sebagai stabilizer listrik. Suplai listrik pada sepeda motor dihasilkan dari sepul. Listrik yang dihasilkan berbeda berdasarkan kecepatan putaran mesin. Kecepatan putaran mesin yang tinggi akan menghasilkan listrik yang besar. Kecepatan putaran mesin yang rendah akan menghasilkan listrik yang rendah. Pada saat listrik rendah tidak akan menjadi masalah pada rangkaian kelistrikan. Tapi pada saat listrik besar hal ini menjadi masalah karena itu dibutuhkan aki untuk menampung kelebihan listrik tersebut. Pada saat kelebihan listrik tidak bisa ditampung maka rangkaian lampu kepala yang akan terkena dampaknya. Dan pengaturan kelebihan listrik ini diatur oleh kiprok.

Jadi tidak selamanya kasus lampu kepala putus, diakibatkan oleh kiprok. Aki yang sudah rusak atau soak akan mengakibatkan lampu kepala bisa putus juga. Aki inilah yang akan menampung kelebihan listrik yang dihasilkan oleh sepul. Sedangkan bila aki rusak, maka kelebihan listrik tidak bisa ditampung oleh aki.
Read More

Kamis, 26 September 2013

Alarm Pencuri Mobil

Salah satu pengalaman terburuk bagi seorang pemilik mobil adalah peristiwa pencurian atau perusakan mobilnya, karena barang - barang seperti cassette player atau barang lainnya sangat menyolok dan mudah dicuri. Ada banyak alarm mobil yang telah dibuat orang, pada umumnya mereka memberikan sinyal peringatan bila pintu yang dipasangi saklar mikro dibuka tanpa mematikan sistem alarmnya terlebih dulu. Alarm pencuri mobil yang dipaparkan di sini tidak hanya memberikan bunyi peringatan saja, bila ada perangkat elektrik (termasuk lampu interior) dihidupkan oleh orang yang tak dikenal, tetapi alat ini juga "mematikan" mobil, sehingga seolah - olah tak dapat dikendarai. Meskipun begitu sesungguhnya alarm ini tidak mampu mencegah terjadinya peristiwa pencurian, tapi paling tidak ia membantu kita menghalang - halangi niat pencuri tersebut.

Cara kerja rangkaian

Alarm Pencuri MobilGambar di bawah ini menunjukkan diagram rangkaian alarm pencuri mobil. Unit ini cocok digunakan untuk kedua sistem bumi, baik sistem bumi positif maupun sistem bumi negatif. Dasarnya adalah sebuah penguat operasional 741 yang berfungsi sebagai pendetekssi adanya perubahan tegangan kecil dalam jalur catu dari baterai mobil. Karena tegangan catu ini selalu stabil dan bebas derau ketika mobil tidak dijalankan, maka alarm dapat disetel untuk memicu segera akibat turunnya tegangan sedikit secara mendadak ketika lampu interior dinyalakan (sewaktu filamen lampu ini dingin, resistansinya kecil). Ketika dinyalakan, arus beberapa ampere akan mengalir, sehingga tegangan pada sistem elektrik mobil jatuh. R1 dan R2 membentuk pembagi tegangan yang akan mengisi C1 hingga separuh tegangan catu. Tegangan ini diberikan langsung pada masukkan tak membali IC1. R3, VR1 dan R4 membentuk pembagi tegangan pada catu dan tegangan slider VR1 diberikan pada masukan membalikan IC1. Bila daya diberikan pada rangkaian alarm melalui salah satu sakla pengizin, maka tegangan pada slider VR1 akan naik dengan cepat bila dibandingkan C1, akibatnya keluaran IC1 dipaksa berubah ke dalam kondisi tegangan rendah. Bila VR1 disetel dengan tepat, maka tegangan mantap pada pena 2 IC1 akan sedikit lebih tinggi daripada pena 3 Bila teganan catu turun secara mendadak, tegangan pada slider VR1 ikut jatuh, sementara tegangan pena 3 IC1 tetap dipertahankan oleh C1. Jadi, pada saat itu masukan tak membalik dan karena penguatan op-amp amat tinggi, maka kelurannya dikemudikan pada tegangan tinggi mendekati tegangan catu. Keadaan ini tetapi dipertahankan sampai reset karena kini tegangan C1 dipertahankan mendekati keluaran IC1 melalui R5 dan D1. Alarm kini dalam kondisi 'dipicu'.

Separuh rangkaian lainnya adalah multivibrator astabil (osilator) yang didasarkan atas IC2 yakni pewaktu 555. Bila keluaran IC1 memiliki tegangan rendah, pena 4 (pena reset) IC2 ditahan rendah melalui R6, karena itu dioda zener D2 memiliki tegangan memadai untuk menghantarkannya. Dalam keadaan demikian keluaran IC2 (pena 3) dipaksa turun pada tegangan rendah. Setelah perubahan catu terdeteksi, keluaran IC1 menjadi tinggi, menjadikan pena reset IC2 tinggi, akibatnya kini fungsi beralih pada modus astabil. Keluaran segera dikemudikan tinggi, menyebabkan relay menjadi on dan C4 mengisi melalui R7 dan R8 mendekati tegangan catu. Ketiak mencapai dua pertiga tegangan catu, keluaran dikemudikan rendah dan C1 mengosongkan muatannya melalui R8 menuju pena 7 IC2. Bila tegangan kapasitor telah turun di bawah sepertiga tegangan catu, siklus pengisian akan berulang kembali dengan pena 3 dikemudikan tinggi. Jadi kontak relay dibuka tutup pada laju yang ditentukan oleh R7, R8, dan C4, kurang lebih 1,5 kali per detik untuk nilai komponen yang diperlihatkan. D3 dan D4 melindungi IC2 dari spike induktif. Kontak relay dapat digunakan untuk beberapa hal, antara lain sebuah kontak untuk menangani horn, sebuah lainnya untuk pemutus kontak, sehingga mobil seolah - olah tak dapat dikemudikan sekali alarm telah dihidupkan. Alarm dapat direset dengan mematikan catu selama dua sampai tiga detik.

Pemilihan komponen

Dua buah komponen paling kritis adalah kapasitor elektrolit. C1 sebaiknya dari jenis tantaluim dengan bocoran rendah. C4 disesuaikan menurut pewaktuan astabil, tetapi pewaktuan ini paling mudah disetel dengan mengubah - ubah R8 untuk mendapatkan laju yang memuaskan, resistansi yang lebih besar akan memberikan periode waktu on relay yang lebih lama. C3 sebaiknya dari jenis cakram keramik dan dihubungkan pada pnea catu IC1 (7 dan 4) sedekat mungkin. Relay yang digunakan adalah jenis 6-12V, arus kerja yang diperlukan kurang dari 100 mA. Banyaknya pasangan kontak yang diperlukan tergantung pada fasilitas alarm yang dibutuhkan oleh perancangnya.

Konstruksi dan pemasangan

Alarm Pencuri MobilGambar di bawah ini menunjukkan tata letak komponen papan strip matrik tembaga 0,1 inci (24 strip x 17 lubang), beserta pemutusan jalur tembaga yang diperlukan. Relay yang digunakan dalam prototi[ buka dari jenis rangkaian tercetak,  komponen ini ditempatkan terpisah dari papan. Tata letak mobil akan sangat menentukan posisi terbaik penempatan papan rangkaian lengkap, yang tentu saja harus disembunyikan. Dalam prototip digunakan dua buah pasangan kontak relay, sebuah langsung dihubungkan  pararel terhadap pemutus kontak. Yang terakhir in benar - benar menjadikan mobil terkunci setelah alarm dihidupkan, dan ketika relay diaktifkan pulsa - pulsa pengapian pada koil akan berhenti. Bila pengapian elektronik tidak dipasang, pasangan kontak yang dipakai di sini perlu  dari jenis heavy duty (sekurang - kurangnya 10A atau anda dapat mengawati dua pasangan relah atau lebih secara pararel). Keistimewaan sistem lainnya adalah  tersedianya fasilitas pengizin/ pemutus penyambungan. Dua buah kemungkinan ditunjukkan pertama adalah saklar kunci yang dipasang secara tersembunyi dan dapat diraih tanpa mengoperasikan perangkat elektrik mobil, kedua menggunakan saklar internal dan eksternal. Saklar internal akan menghidupkan alarm (ketika mobil ditinggalkan pemiliknya) setelah pintu mobil dibuka untuk pertama kalinya dan lampu penolong dinyalakan. Sementara itu saklar eksternal yang diletakkan tersembunyi digunakan untuk mematikan alarm sebelum pintu mobil dibuka. Saklar mikro dan lampu - lampu juga dapat dipasang pada belakang pintu mobil, bila diinginkan daerah perlindungan yang lebih luas.

Pemasangan

Putarlah VR1 penuh searah jarum dan hubungkan rangkaian alarm pada sistem elektrik mobil, namun kontak relay belum dipasang. Hubungkan voltmeter di antara pena 6 IC1 dan jalur catu negatif, akan terlihat pembacaan 2 V kira - kira. Putarlah VR1 pelan - pelan sampai rangkaian memicu dan voltmeter menunjukkan 12 V, sekarang putarlah VR1 sedikit pada arah sebaliknya. Bila rangkaian terpicu, relay akan berbunyi klik on dan off pada laju yang teratur. Matikan rangkaian, hidupkan kembali setelah beberapa detik. Tegangan pada pena 6 IC1 akan rendah. Bukalah pintu mobil sehingga lampu interior  menyala ketika rangkaian memicu. Kepekaan uni ini dapat disetel sehingga dengan arus sedikit saja alarm akan terpicu atau rangkaian alarm baru akan bekerja ketika motor starter diputar.
Read More