Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 November 2013

FUngsi Kunci Inggirs dan Cara Penggunaanya

FUngsi Kunci Inggirs  dan Cara PenggunaanyaKunci adalah sarana yang paling penting dalam melakukan kegiatan servis kendaraan. Kunci yang tidak lengkap dan tidak baik kondisinya, sangat menghambat pekerjaan. Pekerjaan menjadi lama, bahkan bisa terhenti karena kunci – kunci yang tidak disiapkan dengan benar. Selain itu penggunaan kunci yang benar akan membuat kunci – kunci tersebut terawat dengan baik. Sering terjadi kunci rusak dan aus karena penggunaan kunci yang salah, selain itu baut atau komponen yang akan dibuka atau dipasang dapat menjadi rusak karena kunci tidak dipakai dengan benar. Pada artikel kali ini saya memberikan petunjuk mengenai penggunaan kunci Inggris yang benar. Sehingga baut , mur atau komponen tidak rusak akibat salah pemakaian kunci.

Sebagaimana kita tahu kunci inggris adalah kunci yang serba guna untuk berbagai ukuran. Namun sebaiknya kunci ini digunakan sebagai kunci cadangan bila kunci pas, socket atau kunci ring tidak ada. Sebab kunci ini bersifat tidak tetap dan dapat berubah ukurannya. Hal ini membuat penjepitan rahang kunci ke baut atau mur menjadi tidak baik, dan baut atau mur tersebut menjadi rusak. Dan untuk itu anda harus tahu terlebih dahulu mengenai bagian – bagian dari kunci inggris. Kunci inggris terdiri atas dua rahang. Satu rahang tetap dan satu rahang tidak tetap(dapat disetel), baut penyetel dan tangkai kunci.

Dalam penggunaan kunci inggris adalah sebagai berikut:

  1. Setel kunci inggris agar rahang – rahangnya mencekam baut atau mur dengan kencang dan pas, untuk itu putar baut penyetel sampai rahang penyetel menjepit baut / mur dengan kencang.


    FUngsi Kunci Inggirs  dan Cara Penggunaanya


  2. Penempatan rahang penyetel (rahang tidak tetap) harus di dalam dari putaran gerakan memutar kunci. Dengan demikian ketika tangkai kunci diputar, maka rahang tidak tetap agar bergerak merapatkan / mengencangkan jepitan. Tapi bila pemasangannya terbalik yaitu di arah keluar dari putaran kunci, maka rahang tidak tetap / rahang penyetel akan bergerak ke arah melebarkan jepitan rahang. Akibatnya jepitan tidak kencang, dan kepala  baut atau mur bisa menjadi sleg/ aus.FUngsi Kunci Inggirs  dan Cara Penggunaanya
  3. Putar tangkai kunci dengan arah ditarik, bukan didorong.

Penggunaan kunci yang tepat ini, membuat proses pembukaan atau pengencangan baut /mur menjadi mudah. Keuntungan lainnya adalah baut dan mur tidak rusak, serta kunci inggris tetap terjaga baik. Tetapi seperti saya katakan pada awal – awal artikel ini, gunakanlah kunci ini dalam keadaan terdesak saja. Gunakan kunci inggris bila memang tidak ada kunci pas, kunci ring dan kunci socket untuk ukuran kepala baut atau mur yang akan dibongkar. Sebab tetap lebih baik bila anda menggunakan kunci ring, kunci pas dan kunci socket yang memiliki rahang kunci yang tetap semuanya.
Read More

Rabu, 30 Oktober 2013

Puaskan Pelanggan Bengkel Anda

Melakukan perbaikan pada mobil pelanggan atau konsumen bukan hanya terletak pada menemukan masalah dan mempebaikinya hingga menjadi bagus kembali. Tapi ada faktor lain yang harus diperhatikan dalam pekerjaan servis tersebut.Yang dimaksud adalah bagaiamana caranya para mekanik melakukan perbaikan pelanggan seperti memperbaiki mobilnya sendiri. Jika itu mobil anda sendiri, pastinya anda tidak mau cat body mobil lecet, mobil menjadi kotor dan masih banyak hal lainnya yang intinya mobil anda harus terlihat bersih dan terkesan dirawat. Berdasarkan  hal itulah umumnya para pemilik kendaraan lebih suka memilih bengkel yang mau merawat bukan hanya menservis, serta memperlakukan mobilnya seakan - akan itu mobilnya sendiri. 

Berdasarkan hal di atas, maka dalam melakukan pekerjaan servis ada beberapa hal yang harus diperhatikan sehingga mobil pelanggan tetap kelihatan bersih dan terawat. Langkah  - langkahnya adalah :
  • Dalam melakukan pekerjaan servis, awalilah dengan memasang fender cover pada mobil. Pemasangan fender cover ada yang dipasangkan di luar body mobil, dan ada juga yang dijok mobil. Untuk mencegah kotornya mobil, maka fender cover yang kita gunakan juga harus bersih. Sebab itu cucilah fender cover yang digunakan bila fender cover sudah sangat kotor, khususnya untuk fender cover yang dipasangkan pada jok, cenderung lebih cepat kotor. 
  • Jagalah kebersihan tangan anda. Tangan yang berlumuran oli dan kotor, bukan hanya membahayakan anda dalam bekerja.Tetapi juga dapat berdampak mobil menjadi kotor, karenan bekas tangan kita yng meempil mobil.
  • Jangan mengantongi alat dan perkakas yang tajam. Alat yang tajam seperti obeng, bukan hanya membahayakan keselamatan kerja anda, tapi juga dapat merusak cat pada body mobil. Jadi letakan alat tersebut pada troli atau cady anda.
  • Bersihkan selalu minyak atau oli yang tercecer pada mobil. Lap hingga kering, Hal ini akan membuat mobil kelihatan lebih bersih. Dan selain itu untuk menghindari kesalahpahaman atas kebocoran oli. Bekas oli yang tercecer ini akan membuat pemilik mobil mengira ada kebocoran oli. Dan hal ini bisa menimbulkan kesalahpahaman yang tidak mengenakan.
Cara kerja yang baik dalam melakukan perbaikan mobil, akan memberikan kepuasan pada pelanggan anda. Sehingga pelangga tak akan lupa datang kembali ke bengkel anda untuk melakukan servis berkala atau perbaikan. Dan jangan kaget bial kerja anda baik dan mampu memuaskan pelanggan anda, maka pelanggan ini pasti mereferensikan bengkel anda pada temannya, yang akhirnya bengkel anda menjadi laris dan kebanjiran mobil yang mau diservis. 
Read More

Selasa, 29 Oktober 2013

Keselamatan Kerja Tentang Bahaya Kebakaran

Dalam pekerjaan di bengkel terdapat banyak barang yang dapat mudah terbakar, salah satunya adalah bensin atau bahan bakar. Dengan mengetahui penyebab kebakaran yang mungkin bisa terjadi di dalam bengkel, maka kita dapat menghindari kebakaran yang mungkin tejadi. Untuk itu ada beberapa pedoman di bawah ini yang bisa anda terapkan dalam bengkel anda.

Pedoman pencegahan kebakaran di bengkel:

  1. Setiap pegawai di bengkel harus megetahui letak - letak alat pemadam. Selain itu juga pegawai di bengkel harus tahu juga tanda alarm kebakaran, sehingga mengetahui harus bertindak apa bila alarm kebakaran berbunyi. Untuk itu mungkin perlu diadakan latihan simulasi kebakaran di bengkel
  2. Penggunaan kain lap yang sering terkena oli dan bensin, akibat sering digunakan untuk mengelap. Maka perlu diberikan tempat sampah khusus yang terbuat dari bahan logam, dan terpisah dari sampah lainnya.
  3. Hindari pengerjaan yang menimbulkan api pada tempat - tempat yang menjadi gudang penyimpanan oli dan bahan - bahan lain yang mudah terbakar. Untuk itu layout bengkel juga harus memperhatikan keselamatan kerja dari bahaya kebakaran
  4. Tempat mengecharge aki harus aman. Maksudnya harus bebas dari pekerjaan yang menimbulkan percikan api. Sebab gas aki yang keluar saat dicharge sangat mudah untuk terbakar.
  5. Sebisa mungkin batasi membawa bahan - bahan yang mudah terbakar ke dalam bengkel, seperti oli, bensin dan bahan - bahan mudah terbakar lainnya. Untuk itu juga lokasi penyimpanan barang / gudang bahan yang  mudah terbakar harus aman dan jauh dari sumber api yang mungkin terjadi.
  6. Budayakan menampung oli bekas dalam wadah berupa drum. Perilaku membuang oli pada salurang air adalah salah satu pemicu terbesar terjadinya kebakaran. Saluran air yang terisi oli, ini sangat berbahaya. Seandaikan ada oranng melemparkan puntung rokok ke dalam salurang, maka oli yang berada dalam saluran air dapat terbakar.
  7. Perbaiki kebocoran sistem bakar yang mungkin terjadi sewaktu servis. Sistem bahan bakar sering kali terjadi kebocoran pada selang - selangnya. Jangan anggap remeh kerusakan sistem bahan bakar ini. Untuk itu dalam melakukan pekerjaan servis, sebaiknya dahulukan perbaiki kerusakan sistem bahan bakar, agar tumpah bahan bakar tidak membanjir ke mana - mana yang beresiko riskan bahaya kebakaran.
  8. Dilarang merokok di area bengkel. Hampir semua mekanik, umumnya kaum pria pasti merokok. Untuk itu area bengkel harus bebas dari rokok. Andaikan mekanik atau tamu pemilik kendaraan ingin merokok , sediakan tempat khusus untuk merokok, setidaknya di luar area bengkel. 
Pedoman keselamatan kerja untuk area bengkel agar terhindar dari bahaya kebakaran, jika anda jalankan dengan sungguh - sungguh dapat meminimalisir timbulnya bahaya kebakaran. Untuk itu perhatikan ketentuan di atas dan ajak seluruh orang baik pegawai dan tamu pemilik kendaraan untuk mematuhi pedoman keselamatan kerja tentang bahaya kebakaran di atas. Jika demikian maka aset bengkel anda akan selalu aman dari si jago merah. 
Read More

Senin, 28 Oktober 2013

Teknik Merawat Kunci Yang Benar

Dalam melakukan pekerjaan servis, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Salah satunya adalah kunci - kunci yang akan digunakan. Kunci - kunci ini amat banyak jenisnya, dari kunci yang sifatnya umum sampai kunci yang sifatnya khusus. Kelengkapan kunci - kunci dalam pekerjaan servis , sangat membantu agar pengerjaan servis dapat berjalan dengan cepat. Untuk itu sudah menjadi syarat utama dalam melakukan servis adalah mempersiapkan kunci - kunci yang akan digunakan. Jangan bekerja sebelum semua kunci siap dan tersedia. Kunci yang belum siap akan sangat  menyita kita untuk bolak balik ambil kunci. Jelas ini sangat memakan waktu. Selain itu sering terjadi pekerjaan jadi terhenti karena kunci tidak ada. Oleh sebab itu marilah kita belajar dalam postingan kali ini untuk belajar merawat kunci. 

Langkah - langkah merawat kunci:

  1. Pastikan kunci selalu dalam keadaan bersih. Kunci yang bersih akan memberikan kenyamanan dan juga mempengaruhi keselamatan kerja kita pada servis nantinya. Untuk itu bersihkanlah selalu kunci yang sudah dipakai, sebelum disimpan ke tempat penyimpanan kunci. Cara membersihkannya cukup dengan mengelap dengan kain.
  2. Kunci dalam kondisi baik. Periksa selalu keadaan kunci - kunci. Kunci yang sudah rusak sebaiknya dibuang saja, ganti dengan yang baru. Sebab tidak membuat kita salah ambil kunci yang sudah rusak tersebut. Kunci yang sudah rusak, jelas tidak bisa digunakan. Jika dipaksakan hanya akan merusak kepala baut atau kepala mur saja. 
  3. Beri pelumas untuk kunci yang jarang digunakan. Kunci khusus atau kunci spesial tool, umumnya jarang digunakan. Untuk itu sebaiknya diberikan pelumasan oli, agar tidak berkarat. Kecuali kunci yang sering dipakai, pasti akan pernah oli saat dipakai servis. 
  4. Tempat kunci dengan jarang digantung. Penempatan kunci dengan cara digantung, akan memudahkan kita dalam mencari kunci yang akan digunakan. Kunci akan lebih cepat kita dapatkan, Dan cepat juga kita mengawasi dan mengontrol bila ada kunci yang tidak pada tempatnya. Untuk tempat penggantungan kunci bisa menggunakan alas dari papan dan paku sebagai penggantungnya. Lalu pada papan tersebut gambar dengan spidol bentuk kunci tersebut. Sehingga kita tahu dan cepat bila kita ingin memulangkan kunci di gantungan yang mana. Selain itu cepat mengetahui kunci apa yang tidak ada pada gantungannya. 
Sekian penjelasan mengenai cara merawat kunci. Jagalah kunci dan rawatlah dengan baik, sebab ini alat bantu yang paling pokok dalam servis. Jangan biarkan kunci rusak tetap tersimpan. Buang saja langsung. Sebab selain makan tempat dalam penyimpanan, ini juga akan mengganggu kita bila kita ingin mengambil kunci, bisa - bisa salah ambil kunci yang sudah rusak. 
Read More