Tampilkan postingan dengan label Suspensi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Suspensi. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 Oktober 2013

Sok breker

Pada setiap sistem suspensi hampir selalu dilengkapi dengan sok breker. Sok breker berguna untuk meredam kejutan – kejutan akibat gaya pegas. Tanpa sok breker maka getaran akibat gaya pegas akan berlangsung lebih lama. Demikian pula roda – roda mobil akan meloncat – loncat di atas permukaan jalan. Perilaku roda jika sistem suspensi tanpa sok breker digambarkan sebagai berikut:
Sok breker
Apabila dibuat grafik getaran maka akan terlihat dengan jelas perbedaan antara sistem suspensi dengan sok breker dan tanpa sok breker. Perhatikan gambar berikut:
Sok breker
Pada dasarnya sebuah sok breker hanyalah sebuah piston yang bergerak di dalam sebuah tabung berdinding rangkap yang berisi minyak. Supaya minyak bisa bersirkulasi menuruti gerak piston maka dinding tabung sebelah dalam dibuat lubang kecil – kecil. Karena minyak dipaksa mengalir melewati lubang – lubang kecil ini maka sirkulasi minyak dan gerak piston menjadi terhambat. Apabila mobil melewati jalan yang tidak rata, piston akan bergerak naik turun sesuai dengan gerak badan mobil dan roda yang menerima beban. Suhu sok breker naik sampai bisa mencapai 150 derajat celcius. Ada beberapa model sok breker yang bereda dipasaran:

  1. Model standar. Model ini mempunyai diameter paling kecil dibandingkan dengan model lainnya. Klep –klep serta pengaturannya paling sedikit. 
  2. Model tugas berat. Model ini mempunyai kemampuan lebih besar dari model standar karena diameternya yang 20 – 25 % lebih besar.
  3. Model ekstra tugas berat. Model ini mungkin yang paling besar diameternya. Diameternya kurang lebih 40% lebih besar dari diameter standar. Dengan demikian jauh lebih nyaman dan lebih aman.

Pemeriksaan dan perawatan:

Pemeriksaan fungsi sok breker secara sederhana:

  1. Tekan bemper depan dan bemper belakang secara bergantian dengan keras dan lepas kembali dengan mendadak. Jika badan mobil melonjak tinggi dan berayun maka itu berarti sok brekernya telah rusak. 
  2. Jalankan mobil. Jika badan mobil bergoyang – goyang atau berayun berarti sok brekernya telah rusak. Atau jika roda terasa melonjak – lonjak maka hal itu berarti juga sok  brekernya tidak bekerja dengan baik. 
  3. Perhatikan keausan ban. Keausan yang tidak merata juga bisa disebabkan oleh sok breker yang rusak. Keausan tersebut disebabkan oleh roda yang melonjak – lonjak. 
  4. Periksa bagian luar sok brekernya. Jika berlumuran minyak maka hal itu pertanda sok brekernya bocor.

Apabila sok breker akan diganti maka pilihlah sok breker yang baik. Untuk menentukan baik tidaknya sebuah sokbreker, cara berikut ini mungkin dapat membantu meskipun tidaklah mutlak benar karena tergantung kepekaan seseorang.

  1. Tekan sok breker kuat – kuat kemudian lepas tekanannya dan tarik dalam arah perpanjangannya. Jika tarikan tersebut jalannya terasa tersendat – sendat, tidak lancar dan lembut maka hal itu mungkin sekali karena di dalam sistem hidroliknya terdapat udara palsu. 
  2. Tegakkan sok breker sambil ditarik dalam arah perpanjangannya ke atas.
  3. Dengan segera balikkan ujung atas tadi ke bawah sambil ditekan. Lakukan hal tersebut berulang – ulang sampai gerakannya terasa lancar.

Hal – hal yang perlu diperhatikan pada pergantian sok breker:

  1. Meskipun hanya salah satu dari sok breker yang rusak sebaiknya diganti seluruhnya. Jika hanya yang rusak saja yang diganti maka mungkin mobil menjadi tidak seimbang dan akan sangat terasa saat mobil dikemudikan.
  2. Apabila sok breker telah dipakai untuk batas waktu tertentu melebihi ketentuan dari pabrik pembuatnya sebaiknya segera diganti demi keselamatan.

Gambar sok breker teleskopis dan pergerakkan minyak hidrolis

Gambar sok breker teleskopis dan pergerakkan minyak hidrolis1 = pemegang sok breker berker chasisi
2 = tongkat piston
3 = ruang cadangan penampung minyak hidrolis yang terdesak
4 = kelep / katup tekan bawah ke ruang tekan atas
5 = kelep tekan dari ruang ke ruang tekan bagian bawah
6 = kelep tekan dari ruang cadangan ke ruang tekan bawah
7 = kelep tekan dari ruang tekan bwah ke ruang cadangan
8 = pemegan sok breker ke axle.








Pemasangan Sok breker pada chasis


Pemasangan Sok breker pada chasis

Read More

Suspensi Depan Dan Suspensi Belakang

Suspensi depan

Suspensi depan sebuah mobil kebanyakan adalah model independent. Konstruksi suspensi independen lebih rumit dari pada suspensi rigid tetapi mempunyai beberapa kelebihan , yang di antaranya adalah mobil terasa lebih nyaman. Suspensi independen ada beberapa macam, yaitu:

  1. Model wishbone
  2. Model Mc Pherson
  3. Model Batang Torsi
  4. Model Berayun

Agar dapat membedakan masing – masing model tersebut perhatikan gambar berikut:

Suspensi independen

Suspensi independen


Pegas batang torsi (pegas puntir)

Pegas batang torsi (pegas puntir)

Poros penggerak pada suspensi independen

Poros penggerak pada suspensi independen

Suspensi independen jenis Mc Pherson 

Suspensi independen jenis Mc Pherson

Suspensi independen jenis Wisbone

Suspensi independen jenis Wisbone



Urutan pembongkaran poros depan

Urutan pembongkaran poros depan

  1. Dongkraklah mobil bagian depan dan pasang penyangga tetap di bagian yang aman. 
  2. Periksa kelonggaran ball join pada saat rem diinjak
  3. Periksa keadaan vet pada bantalan atas kaki Mc Pherson. Jika vetnya sudah kering tambahlah secukupnya dan setelah itu pasang tutup plastiknya. 
  4. Periksa bantalan karet dan klem – klem stabiliser.
  5. Periksa kebocoran oli sok breker. Sok breker yang bocor harus diganti.
  6. Periksa kelonggaran pada bantalan – bantalan karet.
  7. Perhatikan pada bagian – bagian yang dilengkapi nipel. Bersihkan nipel dan periksa katup bolanya.
  8. Isi nipel dengan vet. Gunakan pompa pengisi pelumas.
  9. Bersihkan pelumas / vet yang jatuh ke lantai.

Suspensi belakang

Suspensi belakang mobil adalah suspensi rigid. Pada suspensi model ini roda – roda kiri dan kanan dipasangkan dan merupakan poros tunggal. Konstruksi suspensi rigid sederhana. Pegas – pegasnya ada yang menggunakan pegas koil dan ada juga yang dengan pegas daun. Suspensi rigid dengan pegas koil lebih menghemat tempat dari pada dengan pegas daun.

  1. Pegas koil. Pegas koil kurang baik untuk meredam kejutan – kejutan sehingga dalam pengguanaannya pegas ini selalu bersama – sama dengan sok breker. Pegas koil umumnya terbuat dari baja kemudian dibentuk menjadi sebuah gulungan.
  2. Pegas daun. Pegas daun biasanya disusun menjadi berbentuk elip untuk mempertinggi elastisitasnya. Susunannya sedemikian rupa dimulai dari plat yang pendek diletakkan dibagian paling bawah kemudian makin ke atas makin panjang platnya. Biasanya pegas daun terdiri atas 3 sampai 10 lembar plat baja yang tebalnya 3 sampai 6 mm. 

Pemasangan pegas daun ada dua cara yaitu pegas daun dipasang di bawah poros roda belakang, dan pegas daun dipasang di atas poros roda belakang.

Pemeriksaan dan perawatan pegas daun:


  1. Periksa kondisi bantalan karet gantungan pegas daun.
  2. Periksa kondisi pengikat pegas, mur – mur, klem U dan karet pembatas gerak. Jika sudah rusak sebaiknya diganti dengan yang baru.
  3. Dongkraklah bagian rangka sehingga tidak ada lagi beban yang terletak pada pegas, kemudian pasangkan penyangga.
  4. Lepas unit pegas daun dan bongkar unit pegas daun.
  5. Bersihkan komponen – komponen yang telah dibongkar. 
  6. Periksa tahanan sok breker. Untuk sok breker double acting tahanan ke atas dan tahanan ke bawah harus sama . sedangkan untuk sok breker single acting tahanan ke atas harus lebih besar daripada tahanan ke bawah. 
  7. Periksa permukaan kontak – kontak daun pegas terhadap keausan , retak, karat, deformasi dan lain – lain. 
  8. Periksa klem daunn pegas, karet – karet penyekat terhadap keausan dan kelelahan. 
  9. Rakit kembali unit pegas daun. Berikan grease / vet di tempat – tempat yang bergesekan sebelum dirakit kembali.
  10. Pasang kembali unit pegas daun pada dudukannya semula. 

Suspensi rigid

Suspensi rigid



Suspensi rigid bepegas koil 

Suspensi rigid bepegas koil

Suspensi rigid berpegas daun

Suspensi rigid berpegas daun




Konstruksi poros roda belakang pada suspensi rigid

Konstruksi poros roda belakang pada suspensi rigid

Pegas daun pada suspensi belakang

Pegas daun pada suspensi belakang

Penggunaan pegas daun ganda pada mobil

Penggunaan pegas daun ganda pada mobil
Read More